Kebijakan Tingkat Layanan (SLA)
Target ketersediaan per layanan, cara uptime dihitung, prioritas dukungan teknis, pengecualian, dan kompensasi Service Credit apabila target tidak tercapai.
Terakhir diperbarui Berlaku efektif
1 — Pendahuluan dan ruang lingkup
1.1 Maksud dokumen
Kebijakan Tingkat Layanan ini ("SLA") menetapkan komitmen PT Levia Cloud Indonesia ("Levia Cloud", "Kami") kepada pelanggan ("Pelanggan", "Anda") atas ketersediaan, kinerja, dan dukungan layanan cloud computing yang diselenggarakan melalui platform leviacloud.com. SLA ini juga mengatur mekanisme kompensasi apabila komitmen tersebut tidak terpenuhi.
SLA ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari Syarat & Ketentuan Layanan Levia Cloud dan dari setiap Perjanjian Kerja Sama (PKS), Statement of Work (SOW), atau order form yang ditandatangani Para Pihak. Apabila terdapat pertentangan, ketentuan dalam PKS/SOW yang ditandatangani secara khusus berlaku mendahului SLA ini sepanjang menyangkut hal yang dipertentangkan.
1.2 Layanan yang dicakup
SLA ini berlaku untuk layanan berbayar berikut yang diaktifkan pada akun Pelanggan yang berstatus aktif dan tidak menunggak:
| Kategori | Layanan tercakup |
|---|---|
| Compute | Virtual Machine (General Purpose, Compute Optimized, Memory Optimized), Bare Metal Server, Levia Kubernetes Service (LKS) |
| Storage | Block Storage (SSD/NVMe), Object Storage (S3-compatible), Snapshot, Managed Backup, Container Registry |
| Database | Levia Managed Database (MySQL, PostgreSQL, MariaDB, Redis, MongoDB) — konfigurasi Single Node maupun High Availability |
| Networking | Virtual Private Cloud (VPC), Load Balancer L4/L7, NAT Gateway, IP Publik, VPN Site-to-Site, Direct Connect |
| Platform & Dukungan | Portal Konsol & API Levia Cloud, platform Monitoring & Alerting, DDoS Protection, layanan dukungan teknis |
| Managed Services | Paket Essential / Professional / Enterprise, sepanjang diatur lebih lanjut dalam SOW Managed IT Services |
1.3 Layanan yang tidak dicakup
SLA ini tidak berlaku untuk:
- Layanan berstatus Beta, Preview, Trial, atau Technical Preview, termasuk fitur yang secara tertulis dinyatakan belum General Availability.
- Layanan yang diberikan tanpa biaya (free tier, kredit percobaan, kuota gratis, dan Kubernetes Control Plane Standard), yang memiliki target ketersediaan indikatif namun tidak menimbulkan hak atas Service Credit.
- Perangkat lunak, sistem operasi, middleware, dan aplikasi yang dipasang, dikonfigurasi, atau dioperasikan sendiri oleh Pelanggan di atas infrastruktur Levia Cloud.
- Lisensi pihak ketiga (Windows Server, SQL Server, cPanel, Plesk, dan sejenisnya) yang tunduk pada ketentuan principal masing-masing.
- Layanan konektivitas milik penyedia jasa internet (ISP) Pelanggan atau jaringan publik di luar batas jaringan Levia Cloud (demarcation point).
2 — Definisi
- Bulan Layanan
- Satu bulan kalender penuh, dihitung sejak pukul 00.00 WIB tanggal 1 sampai dengan pukul 23.59 WIB tanggal terakhir bulan tersebut.
- Downtime
- Periode di mana Layanan Tercakup tidak dapat diakses atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena kegagalan pada infrastruktur atau sistem yang berada dalam kendali Levia Cloud, sebagaimana didefinisikan spesifik per layanan pada Bagian 3.
- Periode Downtime
- Akumulasi menit penuh Downtime dalam satu Bulan Layanan. Gangguan yang berlangsung kurang dari 1 menit atau bersifat intermiten di bawah satu menit tidak diperhitungkan.
- Uptime Bulanan
- Persentase ketersediaan Layanan Tercakup dalam satu Bulan Layanan, dihitung dengan rumus pada Bagian 4.
- High Availability (HA)
- Konfigurasi layanan yang menggunakan minimal 2 node redundan pada zona ketersediaan berbeda dengan mekanisme failover otomatis, dan dilanggan secara eksplisit oleh Pelanggan.
- Zona Ketersediaan
- Lokasi infrastruktur yang terisolasi secara catu daya, pendingin, dan jaringan dalam satu region Levia Cloud (JKT-1, JKT-2, SBY-1).
- Insiden
- Gangguan tidak terencana atau penurunan kualitas atas Layanan Tercakup.
- Waktu Respons
- Jangka waktu sejak Insiden dilaporkan Pelanggan atau terdeteksi sistem monitoring Levia Cloud, hingga engineer Levia Cloud memberikan tanggapan pertama yang substantif dan memulai penanganan. Waktu Respons bukan waktu penyelesaian.
- Waktu Pemulihan (RTO)
- Target jangka waktu hingga Layanan kembali beroperasi normal atau tersedia solusi sementara (workaround) yang dapat diterima.
- RPO
- Recovery Point Objective — toleransi maksimum kehilangan data yang diukur mundur dari saat terjadinya insiden.
- Pemeliharaan Terjadwal
- Kegiatan pemeliharaan yang direncanakan dan diberitahukan kepada Pelanggan sesuai Bagian 7, tidak diperhitungkan sebagai Downtime.
- Service Credit
- Kompensasi berupa kredit layanan yang diperhitungkan terhadap tagihan periode berikutnya, sebagai satu-satunya dan eksklusif pemulihan atas tidak tercapainya target SLA.
- Biaya Bulanan Terdampak
- Biaya berlangganan bulanan (di luar PPN) atas sumber daya spesifik yang mengalami Downtime, bukan total tagihan akun Pelanggan.
- Status Page
- Halaman informasi status layanan resmi Levia Cloud yang memuat catatan insiden dan pemeliharaan.
3 — Komitmen ketersediaan layanan
Levia Cloud berkomitmen menyelenggarakan Layanan Tercakup dengan target Uptime Bulanan sebagaimana tabel berikut. Target dihitung secara terpisah untuk setiap sumber daya (per instance, per cluster, per volume), bukan secara agregat pada tingkat akun.
3.1 Compute
| Layanan / konfigurasi | Target uptime | Definisi downtime |
|---|---|---|
| Virtual Machine — instance tunggal (non-HA) | 99,95% | Instance tidak dapat dijangkau melalui alamat IP publik maupun privat, atau tidak dapat menjalankan proses komputasi, akibat kegagalan hypervisor, host, catu daya, atau jaringan Levia Cloud. |
| Virtual Machine — konfigurasi HA lintas zona | 99,99% | Seluruh instance dalam grup redundan tidak dapat dijangkau secara bersamaan. |
| Bare Metal Server | 99,95% | Server tidak dapat dijangkau melalui jaringan atau kehilangan catu daya akibat kegagalan fasilitas/jaringan Levia Cloud. Penggantian komponen perangkat keras yang rusak ditargetkan selesai dalam 4 jam sejak dikonfirmasi. |
| Kubernetes — Control Plane Standard (gratis) | 99,5% (indikatif) | API server cluster tidak merespons. Tidak menimbulkan hak Service Credit karena diberikan tanpa biaya. |
| Kubernetes — Control Plane HA (multi-master) | 99,95% | API server cluster tidak merespons permintaan yang valid selama lebih dari 1 menit berturut-turut. |
| Kubernetes — Worker Node | Mengikuti SLA Virtual Machine | Sesuai konfigurasi node (tunggal atau redundan). |
3.2 Storage
| Layanan / konfigurasi | Target uptime | Definisi downtime / ketentuan |
|---|---|---|
| Block Storage (SSD & NVMe) | 99,95% | Volume tidak dapat di-attach atau tidak dapat melayani operasi baca/tulis dari instance yang sehat. |
| Object Storage — Single Region | 99,9% | Tingkat kegagalan permintaan (error rate) API S3-compatible melebihi 1% dalam interval 5 menit. |
| Object Storage — Multi-Region | 99,95% | Sebagaimana di atas, diukur pada seluruh region replikasi. |
| Object Storage — durabilitas data | 99,999999999% per tahun | Komitmen daya tahan objek yang tersimpan, bukan komitmen ketersediaan akses. |
| Container Registry | 99,9% | Operasi push/pull image gagal melebihi 1% permintaan dalam interval 5 menit. |
| Snapshot | 99,9% | Pembuatan atau pemulihan snapshot tidak dapat dijalankan melalui konsol maupun API. |
| Managed Backup | Keberhasilan ≥ 98% per bulan | Diukur dari jumlah job backup terjadwal yang selesai sukses dibandingkan total job terjadwal. |
| DRaaS (Disaster Recovery as a Service) | RPO ≤ 15 menit; RTO ≤ 1 jam | Berlaku untuk beban kerja yang dilindungi DRaaS dan telah lulus uji replikasi. |
3.3 Managed Database
| Layanan / konfigurasi | Target uptime | Definisi downtime / ketentuan |
|---|---|---|
| Managed Database — Single Node | 99,95% | Endpoint database tidak menerima koneksi yang valid dari jaringan yang sehat selama lebih dari 1 menit berturut-turut. |
| Managed Database — High Availability | 99,99% | Endpoint database tidak tersedia setelah melampaui jendela failover otomatis. Failover otomatis ditargetkan selesai dalam < 30 detik dan tidak dihitung sebagai Downtime apabila memenuhi target tersebut. |
| Read Replica | 99,9% | Replica tidak dapat menerima koneksi baca. Keterlambatan replikasi akibat beban kerja Pelanggan tidak dihitung sebagai Downtime. |
| Point-in-Time Recovery | Granularitas ≤ 5 menit | Kemampuan memulihkan basis data ke titik waktu tertentu dalam rentang retensi yang berlaku. |
3.4 Networking
| Layanan / konfigurasi | Target uptime | Definisi downtime / ketentuan |
|---|---|---|
| Jaringan inti & backbone region | 99,99% | Hilangnya konektivitas ke dan dari region Levia Cloud akibat kegagalan perangkat jaringan inti Levia Cloud. |
| Load Balancer Basic (single instance) | 99,9% | Load balancer tidak meneruskan trafik ke backend yang berstatus sehat. |
| Load Balancer Standard (HA aktif-pasif) | 99,95% | Sebagaimana di atas, diukur setelah jendela failover pasangan HA. |
| Load Balancer Premium (HA aktif-aktif) | 99,99% | Sebagaimana di atas. |
| NAT Gateway Small | 99,9% | Instance pada subnet privat kehilangan konektivitas keluar melalui NAT Gateway. |
| NAT Gateway Medium (HA aktif-pasif) | 99,95% | Sebagaimana di atas. |
| NAT Gateway Large (HA aktif-aktif) | 99,99% | Sebagaimana di atas. |
| VPC & VPC Peering | 99,99% | Trafik antar-subnet atau antar-VPC yang dikonfigurasi dengan benar tidak dapat diteruskan. |
| VPN Site-to-Site (IPSec) | 99,9% | Tunnel tidak dapat dibangun dari sisi Levia Cloud. Kegagalan pada perangkat atau ISP sisi Pelanggan dikecualikan. |
| Direct Connect — port tunggal | 99,9% | Port tidak meneruskan trafik akibat kegagalan sisi Levia Cloud. |
| Direct Connect — port redundan | 99,95% | Kedua port tidak meneruskan trafik secara bersamaan. |
| Latensi domestik (IIX/OpenIXP) | < 5 ms rata-rata bulanan | Diukur dari titik peering utama Jakarta ke gateway region. Bersifat target kinerja, tanpa Service Credit. |
3.5 Platform, keamanan, dan dukungan
| Layanan / konfigurasi | Target | Keterangan |
|---|---|---|
| Portal Konsol & API Levia Cloud | 99,9% | Ketidaktersediaan konsol atau API tidak dengan sendirinya berarti Downtime pada sumber daya yang sedang berjalan. |
| Platform Monitoring, Alerting & NOC | 99,9% | Termasuk pengiriman notifikasi alert ke kanal yang telah dikonfigurasi. |
| DDoS Protection Basic (L3/L4) | Mitigasi ≤ 60 detik sejak terdeteksi | Diberikan tanpa biaya; tanpa Service Credit. |
| DDoS Protection Advanced (L7) | Mitigasi ≤ 30 detik; laporan ≤ 2 hari kerja | Berlaku bagi pelanggan berlangganan paket Advanced. |
| Web Application Firewall (WAF) | 99,9% | Ketersediaan layanan penyaringan trafik aplikasi. |
| Notifikasi insiden keamanan data pribadi | ≤ 3 x 24 jam sejak diketahui | Sesuai Pasal 46 UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. |
| Provisioning Bare Metal | ≤ 4 jam kerja sejak pembayaran | Bersifat target layanan operasional. |
4 — Metode perhitungan uptime
4.1 Rumus
Total Menit dalam Bulan Layanan dihitung berdasarkan jumlah hari kalender aktual pada bulan yang bersangkutan — 43.200 menit untuk bulan 30 hari, 44.640 menit untuk bulan 31 hari.
4.2 Ketentuan perhitungan
- Downtime mulai dihitung sejak waktu paling awal antara (a) terdeteksinya gangguan oleh sistem monitoring Levia Cloud, atau (b) diterimanya laporan Pelanggan melalui kanal tiket resmi.
- Downtime berakhir pada saat layanan kembali berfungsi normal atau tersedia workaround yang disepakati, sebagaimana tercatat pada sistem tiket dan Status Page.
- Downtime dihitung dalam satuan menit penuh. Gangguan intermiten yang berlangsung kurang dari 1 menit tidak diperhitungkan.
- Perhitungan dilakukan per sumber daya. Apabila beberapa sumber daya terdampak insiden yang sama, masing-masing dihitung terpisah sesuai biaya bulanannya.
- Pemeliharaan Terjadwal yang diberitahukan sesuai Bagian 7 dan seluruh keadaan pada Bagian 8 dikeluarkan dari perhitungan Periode Downtime.
- Catatan sistem monitoring dan log Levia Cloud menjadi rujukan utama dalam perhitungan. Pelanggan berhak mengajukan bukti pembanding, yang akan ditinjau bersama secara itikad baik dalam 10 hari kerja.
4.3 Konversi target uptime ke maksimum downtime
Tabel berikut disediakan sebagai acuan praktis, dengan asumsi bulan 30 hari (43.200 menit).
| Target uptime | Maks. downtime / bulan | Maks. downtime / minggu | Maks. downtime / tahun |
|---|---|---|---|
| 99,99% | 4 menit 19 detik | 1 menit 1 detik | 52 menit 34 detik |
| 99,95% | 21 menit 36 detik | 5 menit 2 detik | 4 jam 23 menit |
| 99,90% | 43 menit 12 detik | 10 menit 5 detik | 8 jam 46 menit |
| 99,50% | 3 jam 36 menit | 50 menit 24 detik | 43 jam 48 menit |
| 99,00% | 7 jam 12 menit | 1 jam 41 menit | 87 jam 36 menit |
| 95,00% | 36 jam | 8 jam 24 menit | 18 hari 6 jam |
5 — Dukungan teknis dan penanganan insiden
5.1 Kanal dan jam layanan
| Kanal | Ketersediaan | Peruntukan |
|---|---|---|
| Portal tiket — support.leviacloud.com | 24 x 7 x 365 | Kanal resmi utama untuk seluruh Insiden dan permintaan layanan. Waktu Respons SLA dihitung dari kanal ini. |
| Email — [email protected] | 24 x 7 x 365 | Membuat tiket secara otomatis. |
| Telepon darurat — +62 21 5099 0000 | 24 x 7 x 365 (khusus P1) | Eskalasi insiden kritikal. Wajib disertai nomor tiket. |
| Live chat konsol | Hari kerja 08.00–18.00 WIB | Pertanyaan umum, tagihan, dan permintaan non-darurat. |
| Technical Account Manager | Hari kerja, sesuai paket Enterprise | Kanal khusus pelanggan Managed Services paket Enterprise. |
5.2 Matriks prioritas dan waktu respons
Prioritas ditetapkan Levia Cloud berdasarkan dampak dan urgensi, dan dapat disesuaikan bersama Pelanggan.
| Prioritas | Definisi | Respons — support standar | Respons — Managed Professional | Target pemulihan |
|---|---|---|---|---|
| P1 — Kritikal | Layanan produksi berhenti total; berdampak luas ke bisnis; tidak tersedia workaround. | 1 jam | 30 menit (Enterprise: 15 menit) | 4 jam |
| P2 — Tinggi | Degradasi signifikan; fungsi utama terganggu; workaround terbatas. | 4 jam | 2 jam (Enterprise: 1 jam) | 8 jam |
| P3 — Sedang | Gangguan minor; tersedia workaround; dampak terbatas. | 8 jam kerja | 4 jam kerja | 3 hari kerja |
| P4 — Rendah | Permintaan informasi, perubahan minor, atau permintaan layanan standar. | 1 hari kerja | 1 hari kerja | 5 hari kerja |
Waktu Respons untuk P1 dan P2 dihitung 24 x 7. Waktu Respons untuk P3 dan P4 dihitung pada hari kerja Senin–Jumat pukul 08.00–18.00 WIB, di luar hari libur nasional. Target Pemulihan bersifat komitmen upaya terbaik yang didukung prosedur eskalasi pada Bagian 5.4, dan tidak menimbulkan hak Service Credit tersendiri di luar perhitungan ketersediaan pada Bagian 3.
5.3 Analisis akar masalah (RCA)
- Untuk setiap Insiden P1 dan P2, Levia Cloud menyampaikan laporan RCA tertulis paling lambat 5 hari kerja setelah insiden dinyatakan ditutup.
- Laporan RCA memuat kronologi, dampak, akar masalah, tindakan pemulihan, dan tindakan pencegahan beserta target penyelesaiannya.
- Untuk insiden yang berdampak pada banyak pelanggan, ringkasan RCA dipublikasikan pada Status Page.
5.4 Matriks eskalasi
| Level | Peran | Pemicu eskalasi |
|---|---|---|
| L1 | NOC Engineer (24 x 7) | Penanganan awal seluruh Insiden. |
| L2 | Senior Engineer / Specialist | P1 tanpa progres dalam 30 menit; P2 tanpa progres dalam 2 jam. |
| L3 | Service Delivery Manager | P1 tanpa progres dalam 1 jam; P2 tanpa progres dalam 4 jam. |
| L4 | Head of Operations | P1 tanpa progres dalam 2 jam, atau insiden berdampak luas lintas pelanggan. |
| L5 | Direksi PT Levia Cloud Indonesia | P1 melampaui 4 jam, atau insiden dengan potensi dampak material terhadap bisnis Pelanggan. |
6 — Tanggung jawab pelanggan
Efektivitas SLA ini mensyaratkan pemenuhan hal-hal berikut oleh Pelanggan. Kelalaian atas ketentuan ini dapat mengakibatkan Insiden terkait dikecualikan dari perhitungan SLA.
- Menyediakan dan memelihara informasi kontak Person in Charge (PIC) teknis dan administratif yang dapat dihubungi 24 jam untuk insiden P1.
- Melaporkan Insiden melalui kanal resmi pada Bagian 5.1 secara lengkap dan tepat waktu, disertai informasi diagnostik yang wajar.
- Merancang arsitektur sesuai kebutuhan ketersediaan bisnisnya, termasuk berlangganan konfigurasi HA apabila menargetkan 99,99%.
- Mengelola keamanan pada tingkat aplikasi dan data, termasuk kredensial, kontrol akses pengguna, dan konfigurasi security group.
- Memastikan pembayaran tagihan tepat waktu dan akun berstatus aktif serta tidak dalam suspensi.
- Mematuhi Acceptable Use Policy (AUP), ketentuan fair use bandwidth internasional, serta kuota dan batasan teknis platform.
- Menanggapi permintaan tindakan atau persetujuan dari Levia Cloud yang diperlukan untuk pemulihan layanan dalam waktu yang wajar.
- Memberitahukan Levia Cloud paling lambat 5 hari kerja sebelumnya untuk rencana uji beban (load testing) atau uji penetrasi.
7 — Pemeliharaan
7.1 Pemeliharaan terjadwal
- Jendela standar
- Selasa dan Kamis, pukul 00.00–06.00 WIB.
- Pemberitahuan
- Minimal 7 hari kalender sebelumnya melalui email PIC terdaftar, notifikasi konsol, dan Status Page. Untuk pemeliharaan yang berpotensi menimbulkan gangguan layanan, pemberitahuan disampaikan minimal 14 hari kalender sebelumnya.
- Batas durasi
- Akumulasi maksimum 4 jam per Bulan Layanan per sumber daya.
- Perhitungan SLA
- Tidak diperhitungkan sebagai Downtime sepanjang dilaksanakan dalam jendela, batas durasi, dan pemberitahuan di atas. Kelebihan durasi di luar batas tersebut diperhitungkan sebagai Downtime.
- Live migration
- Sebagian besar pemeliharaan host dilakukan melalui live migration tanpa gangguan bagi Pelanggan.
7.2 Pemeliharaan darurat
Pemeliharaan darurat dapat dilaksanakan sewaktu-waktu untuk menanggulangi kerentanan keamanan kritikal, risiko kegagalan perangkat keras, atau instruksi otoritas yang berwenang. Pemberitahuan disampaikan secepat mungkin — sedapat mungkin sebelum pelaksanaan, dan paling lambat pada saat pelaksanaan dimulai. Pemeliharaan darurat tidak diperhitungkan sebagai Downtime sepanjang durasinya tidak melebihi 2 jam per kejadian dan tidak melebihi 2 kejadian per Bulan Layanan.
Patch keamanan untuk kerentanan berkategori kritikal diterapkan paling lambat 72 jam sejak rilis resmi vendor.
8 — Pengecualian SLA
Periode berikut tidak diperhitungkan sebagai Downtime dan tidak menimbulkan hak atas Service Credit:
- Keadaan kahar
- Bencana alam, gempa bumi, banjir, kebakaran, epidemi, perang, huru-hara, pemogokan, serta gangguan infrastruktur nasional (listrik, jaringan backbone nasional) di luar kendali wajar Levia Cloud.
- Tindakan pelanggan
- Kesalahan konfigurasi, penghapusan sumber daya, kesalahan kredensial, perubahan tanpa melalui prosedur change management, atau tindakan pihak yang menggunakan kredensial Pelanggan.
- Perangkat & perangkat lunak pelanggan
- Kegagalan sistem operasi, aplikasi, database yang dikelola sendiri, skrip, atau perangkat keras di sisi Pelanggan; termasuk beban kerja yang melampaui kapasitas sumber daya yang dilanggan.
- Jaringan pihak ketiga
- Gangguan pada ISP Pelanggan, jaringan publik internet, atau layanan pihak ketiga yang menjadi dependensi Pelanggan, di luar batas jaringan Levia Cloud.
- Pemeliharaan
- Pemeliharaan Terjadwal dan Pemeliharaan Darurat yang memenuhi ketentuan Bagian 7.
- Suspensi sah
- Penangguhan atau pengakhiran layanan akibat tunggakan pembayaran, pelanggaran AUP, atau perintah otoritas yang berwenang.
- Kuota & batasan platform
- Penolakan permintaan karena tercapainya kuota akun, rate limit API, atau batasan teknis yang telah dipublikasikan.
- Layanan non-produksi
- Layanan Beta, Preview, Trial, free tier, dan layanan yang diberikan tanpa biaya.
- Serangan siber di luar cakupan
- Serangan DDoS lapisan aplikasi (L7) pada akun yang tidak berlangganan DDoS Protection Advanced, serta kompromi keamanan yang berasal dari sisi Pelanggan.
- Uji tanpa koordinasi
- Dampak dari load testing atau penetration testing yang dilakukan tanpa pemberitahuan sesuai Bagian 6.
- Permintaan pelanggan
- Downtime yang timbul dari tindakan yang secara tegas diminta atau disetujui Pelanggan, termasuk restart, resize, migrasi, dan restore.
9 — Kompensasi: Service Credit
9.1 Tingkatan kompensasi
Apabila Uptime Bulanan suatu sumber daya berada di bawah target yang berlaku sebagaimana Bagian 3, Pelanggan berhak atas Service Credit sesuai tabel berikut, dihitung dari Biaya Bulanan Terdampak (di luar PPN).
| Realisasi uptime bulanan | Service Credit | Contoh (biaya Rp1.000.000) |
|---|---|---|
| Di bawah target s.d. 99,00% | 10% | Rp100.000 |
| Di bawah 99,00% s.d. 95,00% | 25% | Rp250.000 |
| Di bawah 95,00% | 100% | Rp1.000.000 |
9.2 Batasan
- Total Service Credit dalam satu Bulan Layanan tidak melebihi 100% dari Biaya Bulanan Terdampak atas layanan yang bersangkutan. Uptime di bawah 95,00% memberikan hak atas pengembalian penuh biaya bulanan layanan tersebut dalam bentuk kredit.
- Service Credit dihitung dari biaya sumber daya yang terdampak, bukan dari total tagihan akun Pelanggan.
- Service Credit diberikan dalam bentuk kredit layanan terhadap tagihan periode berikutnya dan tidak dapat diuangkan, dialihkan, atau ditukar dengan bentuk kompensasi lain.
- Service Credit tidak berlaku surut lebih dari 1 Bulan Layanan dan gugur apabila layanan diakhiri sebelum kredit digunakan, kecuali disepakati lain secara tertulis.
- Service Credit merupakan satu-satunya dan eksklusif pemulihan bagi Pelanggan atas tidak tercapainya target SLA. Levia Cloud tidak bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, kehilangan keuntungan, kehilangan pendapatan, atau kerugian konsekuensial lainnya.
- Pelanggan yang memiliki tunggakan pembayaran melampaui jatuh tempo tidak berhak mengajukan klaim sampai tunggakan diselesaikan.
9.3 Prosedur klaim
| Tahap | Aktivitas | Ketentuan |
|---|---|---|
| 1 | Pengajuan klaim | Pelanggan mengajukan klaim tertulis melalui portal tiket atau email [email protected], paling lambat 14 hari kalender setelah berakhirnya Bulan Layanan yang terdampak. Klaim yang melewati tenggat ini gugur. |
| 2 | Kelengkapan klaim | Klaim wajib memuat: identitas akun dan sumber daya terdampak, tanggal dan rentang waktu Downtime, nomor tiket insiden terkait, serta bukti pendukung (log, hasil monitoring, atau tangkapan layar). |
| 3 | Verifikasi | Levia Cloud memverifikasi klaim terhadap catatan monitoring dan tiket internal, dan menyampaikan hasilnya paling lambat 14 hari kerja sejak klaim lengkap diterima. |
| 4 | Penerapan kredit | Service Credit yang disetujui diterapkan pada invoice periode berikutnya, selambat-lambatnya pada siklus penagihan kedua setelah persetujuan. |
| 5 | Sanggahan | Apabila Pelanggan tidak menyetujui hasil verifikasi, sanggahan diajukan dalam 7 hari kalender dan ditinjau bersama oleh Service Delivery Manager sesuai Bagian 11. |
9.4 Hak pengakhiran atas kegagalan berulang
Apabila suatu Layanan Tercakup gagal memenuhi target Uptime Bulanan selama 3 bulan berturut-turut, atau realisasi Uptime Bulanan berada di bawah 95,00% dalam satu bulan mana pun, Pelanggan berhak mengakhiri layanan yang bersangkutan tanpa denda pengakhiran dengan pemberitahuan tertulis 30 hari kalender sebelumnya. Pelanggan tetap berhak atas Service Credit yang telah timbul serta pengembalian biaya prabayar yang belum terpakai secara proporsional.
10 — Transparansi dan pelaporan
| Deliverable | Frekuensi | Keterangan |
|---|---|---|
| Status Page publik | Real-time | status.leviacloud.com — status seluruh layanan per region, insiden berjalan, dan jadwal pemeliharaan. |
| Dashboard ketersediaan akun | Real-time | Tersedia pada konsol Pelanggan, memuat metrik ketersediaan dan kinerja sumber daya. |
| Laporan SLA bulanan | Bulanan, maks. tanggal 7 | Realisasi uptime per layanan, ringkasan insiden, dan status Service Credit. Tersedia bagi pelanggan Managed Services dan pelanggan dengan komitmen kontrak. |
| Laporan RCA (P1/P2) | Per insiden, maks. 5 hari kerja | Sesuai Bagian 5.3. |
| Service Review Meeting | Bulanan online / kuartalan on-site | Berlaku bagi pelanggan Managed Services paket Professional ke atas. |
| Laporan uji pemulihan / DR drill | Per semester | Berlaku bagi pelanggan berlangganan Managed Backup atau DRaaS. |
11 — Penyelesaian perselisihan
- Setiap perselisihan yang timbul dari penerapan SLA ini diselesaikan terlebih dahulu secara musyawarah untuk mufakat antara Service Delivery Manager Levia Cloud dan PIC Pelanggan dalam waktu 30 hari kalender.
- Apabila musyawarah tidak mencapai mufakat, Para Pihak sepakat menyelesaikan perselisihan melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) di Jakarta sesuai peraturan dan prosedur BANI yang berlaku.
- SLA ini tunduk pada dan ditafsirkan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia.
12 — Keamanan, kepatuhan, dan lokasi data
- Lokasi data
- Seluruh data Pelanggan disimpan dan diproses pada data center di wilayah Republik Indonesia — region Jakarta (JKT-1, JKT-2) dan Surabaya (SBY-1).
- Pelindungan data pribadi
- Pemrosesan data pribadi dilaksanakan sesuai Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi beserta peraturan pelaksanaannya. Levia Cloud bertindak sebagai Prosesor Data Pribadi atas data yang dikendalikan Pelanggan.
- Penyelenggaraan sistem elektronik
- Levia Cloud menyelenggarakan sistem elektronik sesuai Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.
- Sertifikasi
- ISO/IEC 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) dan ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu). Infrastruktur disiapkan memenuhi persyaratan PCI DSS.
- Notifikasi insiden keamanan
- Insiden keamanan yang berdampak pada data pribadi diberitahukan kepada Pelanggan dan otoritas yang berwenang paling lambat 3 x 24 jam sejak diketahui.
- Kepemilikan data
- Data Pelanggan sepenuhnya milik Pelanggan. Pada pengakhiran layanan, data disimpan 30 hari kalender sebelum dihapus permanen, dan Pelanggan dapat mengunduh atau meminta serah terima data dalam periode tersebut.
- Kerahasiaan
- Levia Cloud tidak mengakses konten Pelanggan kecuali diperlukan untuk pemulihan layanan atas permintaan Pelanggan, atau diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan.
13 — Ketentuan umum dan kontak
13.1 Perubahan SLA
Levia Cloud dapat meninjau dan memutakhirkan SLA ini dari waktu ke waktu. Perubahan yang secara material menurunkan komitmen kepada Pelanggan diberitahukan minimal 30 hari kalender sebelum berlaku efektif melalui email PIC terdaftar dan Status Page. Untuk pelanggan dengan kontrak berjalan, ketentuan SLA yang berlaku pada saat penandatanganan tetap berlaku sampai berakhirnya periode kontrak, kecuali disepakati lain secara tertulis.
13.2 Keterpisahan
Apabila salah satu ketentuan dalam SLA ini dinyatakan tidak berlaku atau tidak dapat dilaksanakan berdasarkan peraturan perundang-undangan, ketentuan lainnya tetap berlaku penuh.
13.3 Bahasa
SLA ini dibuat dalam Bahasa Indonesia. Apabila diterbitkan versi terjemahan dalam bahasa lain, versi Bahasa Indonesia yang berlaku dalam hal terjadi perbedaan penafsiran, sesuai Undang-Undang No. 24 Tahun 2009.
13.4 Kontak
| Keperluan | Kontak |
|---|---|
| Dukungan teknis & insiden | [email protected] · support.leviacloud.com · +62 21 5099 0000 (24/7, khusus P1) |
| Klaim Service Credit & penagihan | [email protected] |
| Penjualan & konsultasi arsitektur | [email protected] · +62 21 5099 0000 |
| Status layanan | status.leviacloud.com |
| Pelindungan data pribadi | [email protected] |
Lampiran A — Ringkasan target SLA
Ringkasan satu halaman untuk keperluan referensi cepat, tender, dan lampiran penawaran.
| Layanan | Target uptime | Service Credit |
|---|---|---|
| Virtual Machine — single instance | 99,95% | Berlaku (10/25/100%) |
| Virtual Machine — HA lintas zona | 99,99% | Berlaku (10/25/100%) |
| Bare Metal Server | 99,95% | Berlaku (10/25/100%) |
| Kubernetes — Control Plane Standard | 99,5% (indikatif) | Tidak berlaku (gratis) |
| Kubernetes — Control Plane HA | 99,95% | Berlaku (10/25/100%) |
| Managed Database — Single Node | 99,95% | Berlaku (10/25/100%) |
| Managed Database — High Availability | 99,99% | Berlaku (10/25/100%) |
| Block Storage | 99,95% | Berlaku (10/25/100%) |
| Object Storage — Single Region | 99,9% (durabilitas 11 angka 9) | Berlaku (10/25/100%) |
| Object Storage — Multi-Region | 99,95% (durabilitas 11 angka 9) | Berlaku (10/25/100%) |
| Container Registry | 99,9% | Berlaku (10/25/100%) |
| Load Balancer Basic / Standard / Premium | 99,9% / 99,95% / 99,99% | Berlaku (10/25/100%) |
| NAT Gateway Small / Medium / Large | 99,9% / 99,95% / 99,99% | Berlaku (10/25/100%) |
| VPC, Peering & jaringan inti region | 99,99% | Berlaku (10/25/100%) |
| VPN Site-to-Site | 99,9% | Berlaku (10/25/100%) |
| Direct Connect — tunggal / redundan | 99,9% / 99,95% | Berlaku (10/25/100%) |
| Portal Konsol & API | 99,9% | Berlaku (10/25/100%) |
| Platform Monitoring & NOC | 99,9% | Berlaku (10/25/100%) |
| Managed Backup | ≥ 98% keberhasilan job | Berlaku (10/25/100%) |
| DRaaS | RPO ≤ 15 menit / RTO ≤ 1 jam | Berlaku (10/25/100%) |
Lampiran B — Formulir klaim Service Credit
Sertakan informasi berikut pada tiket klaim, atau kirimkan ke [email protected] paling lambat 14 hari kalender setelah berakhirnya bulan terdampak.
Bagian A — Identitas pelanggan
- Nama perusahaan / akun
- Nomor akun Levia Cloud
- Nama & jabatan PIC
- Email & telepon PIC
Bagian B — Rincian klaim
- Bulan Layanan terdampak
- Layanan & ID sumber daya
- Tanggal & jam mulai Downtime (WIB)
- Tanggal & jam berakhir Downtime (WIB)
- Total Downtime dalam menit
- Uptime Bulanan terhitung (%)
- Nomor tiket insiden terkait
- Biaya bulanan layanan terdampak (Rp)
- Service Credit yang diklaim (%)
Bagian C — Bukti pendukung
- Log sistem
- Tangkapan layar monitoring
- Hasil uptime monitor eksternal
- Keterangan tambahan lain yang relevan