Lewati ke konten utama
Region Jakarta kedua (jkt-2) kini tersedia.Lihat daftar region

Kebijakan Tingkat Layanan (SLA)

Target ketersediaan per layanan, cara uptime dihitung, prioritas dukungan teknis, pengecualian, dan kompensasi Service Credit apabila target tidak tercapai.

Terakhir diperbarui Berlaku efektif

1 — Pendahuluan dan ruang lingkup

1.1 Maksud dokumen

Kebijakan Tingkat Layanan ini ("SLA") menetapkan komitmen PT Levia Cloud Indonesia ("Levia Cloud", "Kami") kepada pelanggan ("Pelanggan", "Anda") atas ketersediaan, kinerja, dan dukungan layanan cloud computing yang diselenggarakan melalui platform leviacloud.com. SLA ini juga mengatur mekanisme kompensasi apabila komitmen tersebut tidak terpenuhi.

SLA ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari Syarat & Ketentuan Layanan Levia Cloud dan dari setiap Perjanjian Kerja Sama (PKS), Statement of Work (SOW), atau order form yang ditandatangani Para Pihak. Apabila terdapat pertentangan, ketentuan dalam PKS/SOW yang ditandatangani secara khusus berlaku mendahului SLA ini sepanjang menyangkut hal yang dipertentangkan.

1.2 Layanan yang dicakup

SLA ini berlaku untuk layanan berbayar berikut yang diaktifkan pada akun Pelanggan yang berstatus aktif dan tidak menunggak:

KategoriLayanan tercakup
ComputeVirtual Machine (General Purpose, Compute Optimized, Memory Optimized), Bare Metal Server, Levia Kubernetes Service (LKS)
StorageBlock Storage (SSD/NVMe), Object Storage (S3-compatible), Snapshot, Managed Backup, Container Registry
DatabaseLevia Managed Database (MySQL, PostgreSQL, MariaDB, Redis, MongoDB) — konfigurasi Single Node maupun High Availability
NetworkingVirtual Private Cloud (VPC), Load Balancer L4/L7, NAT Gateway, IP Publik, VPN Site-to-Site, Direct Connect
Platform & DukunganPortal Konsol & API Levia Cloud, platform Monitoring & Alerting, DDoS Protection, layanan dukungan teknis
Managed ServicesPaket Essential / Professional / Enterprise, sepanjang diatur lebih lanjut dalam SOW Managed IT Services

1.3 Layanan yang tidak dicakup

SLA ini tidak berlaku untuk:

  • Layanan berstatus Beta, Preview, Trial, atau Technical Preview, termasuk fitur yang secara tertulis dinyatakan belum General Availability.
  • Layanan yang diberikan tanpa biaya (free tier, kredit percobaan, kuota gratis, dan Kubernetes Control Plane Standard), yang memiliki target ketersediaan indikatif namun tidak menimbulkan hak atas Service Credit.
  • Perangkat lunak, sistem operasi, middleware, dan aplikasi yang dipasang, dikonfigurasi, atau dioperasikan sendiri oleh Pelanggan di atas infrastruktur Levia Cloud.
  • Lisensi pihak ketiga (Windows Server, SQL Server, cPanel, Plesk, dan sejenisnya) yang tunduk pada ketentuan principal masing-masing.
  • Layanan konektivitas milik penyedia jasa internet (ISP) Pelanggan atau jaringan publik di luar batas jaringan Levia Cloud (demarcation point).

2 — Definisi

Bulan Layanan
Satu bulan kalender penuh, dihitung sejak pukul 00.00 WIB tanggal 1 sampai dengan pukul 23.59 WIB tanggal terakhir bulan tersebut.
Downtime
Periode di mana Layanan Tercakup tidak dapat diakses atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena kegagalan pada infrastruktur atau sistem yang berada dalam kendali Levia Cloud, sebagaimana didefinisikan spesifik per layanan pada Bagian 3.
Periode Downtime
Akumulasi menit penuh Downtime dalam satu Bulan Layanan. Gangguan yang berlangsung kurang dari 1 menit atau bersifat intermiten di bawah satu menit tidak diperhitungkan.
Uptime Bulanan
Persentase ketersediaan Layanan Tercakup dalam satu Bulan Layanan, dihitung dengan rumus pada Bagian 4.
High Availability (HA)
Konfigurasi layanan yang menggunakan minimal 2 node redundan pada zona ketersediaan berbeda dengan mekanisme failover otomatis, dan dilanggan secara eksplisit oleh Pelanggan.
Zona Ketersediaan
Lokasi infrastruktur yang terisolasi secara catu daya, pendingin, dan jaringan dalam satu region Levia Cloud (JKT-1, JKT-2, SBY-1).
Insiden
Gangguan tidak terencana atau penurunan kualitas atas Layanan Tercakup.
Waktu Respons
Jangka waktu sejak Insiden dilaporkan Pelanggan atau terdeteksi sistem monitoring Levia Cloud, hingga engineer Levia Cloud memberikan tanggapan pertama yang substantif dan memulai penanganan. Waktu Respons bukan waktu penyelesaian.
Waktu Pemulihan (RTO)
Target jangka waktu hingga Layanan kembali beroperasi normal atau tersedia solusi sementara (workaround) yang dapat diterima.
RPO
Recovery Point Objective — toleransi maksimum kehilangan data yang diukur mundur dari saat terjadinya insiden.
Pemeliharaan Terjadwal
Kegiatan pemeliharaan yang direncanakan dan diberitahukan kepada Pelanggan sesuai Bagian 7, tidak diperhitungkan sebagai Downtime.
Service Credit
Kompensasi berupa kredit layanan yang diperhitungkan terhadap tagihan periode berikutnya, sebagai satu-satunya dan eksklusif pemulihan atas tidak tercapainya target SLA.
Biaya Bulanan Terdampak
Biaya berlangganan bulanan (di luar PPN) atas sumber daya spesifik yang mengalami Downtime, bukan total tagihan akun Pelanggan.
Status Page
Halaman informasi status layanan resmi Levia Cloud yang memuat catatan insiden dan pemeliharaan.

3 — Komitmen ketersediaan layanan

Levia Cloud berkomitmen menyelenggarakan Layanan Tercakup dengan target Uptime Bulanan sebagaimana tabel berikut. Target dihitung secara terpisah untuk setiap sumber daya (per instance, per cluster, per volume), bukan secara agregat pada tingkat akun.

3.1 Compute

Layanan / konfigurasiTarget uptimeDefinisi downtime
Virtual Machine — instance tunggal (non-HA)99,95%Instance tidak dapat dijangkau melalui alamat IP publik maupun privat, atau tidak dapat menjalankan proses komputasi, akibat kegagalan hypervisor, host, catu daya, atau jaringan Levia Cloud.
Virtual Machine — konfigurasi HA lintas zona99,99%Seluruh instance dalam grup redundan tidak dapat dijangkau secara bersamaan.
Bare Metal Server99,95%Server tidak dapat dijangkau melalui jaringan atau kehilangan catu daya akibat kegagalan fasilitas/jaringan Levia Cloud. Penggantian komponen perangkat keras yang rusak ditargetkan selesai dalam 4 jam sejak dikonfirmasi.
Kubernetes — Control Plane Standard (gratis)99,5% (indikatif)API server cluster tidak merespons. Tidak menimbulkan hak Service Credit karena diberikan tanpa biaya.
Kubernetes — Control Plane HA (multi-master)99,95%API server cluster tidak merespons permintaan yang valid selama lebih dari 1 menit berturut-turut.
Kubernetes — Worker NodeMengikuti SLA Virtual MachineSesuai konfigurasi node (tunggal atau redundan).

3.2 Storage

Layanan / konfigurasiTarget uptimeDefinisi downtime / ketentuan
Block Storage (SSD & NVMe)99,95%Volume tidak dapat di-attach atau tidak dapat melayani operasi baca/tulis dari instance yang sehat.
Object Storage — Single Region99,9%Tingkat kegagalan permintaan (error rate) API S3-compatible melebihi 1% dalam interval 5 menit.
Object Storage — Multi-Region99,95%Sebagaimana di atas, diukur pada seluruh region replikasi.
Object Storage — durabilitas data99,999999999% per tahunKomitmen daya tahan objek yang tersimpan, bukan komitmen ketersediaan akses.
Container Registry99,9%Operasi push/pull image gagal melebihi 1% permintaan dalam interval 5 menit.
Snapshot99,9%Pembuatan atau pemulihan snapshot tidak dapat dijalankan melalui konsol maupun API.
Managed BackupKeberhasilan ≥ 98% per bulanDiukur dari jumlah job backup terjadwal yang selesai sukses dibandingkan total job terjadwal.
DRaaS (Disaster Recovery as a Service)RPO ≤ 15 menit; RTO ≤ 1 jamBerlaku untuk beban kerja yang dilindungi DRaaS dan telah lulus uji replikasi.

3.3 Managed Database

Layanan / konfigurasiTarget uptimeDefinisi downtime / ketentuan
Managed Database — Single Node99,95%Endpoint database tidak menerima koneksi yang valid dari jaringan yang sehat selama lebih dari 1 menit berturut-turut.
Managed Database — High Availability99,99%Endpoint database tidak tersedia setelah melampaui jendela failover otomatis. Failover otomatis ditargetkan selesai dalam < 30 detik dan tidak dihitung sebagai Downtime apabila memenuhi target tersebut.
Read Replica99,9%Replica tidak dapat menerima koneksi baca. Keterlambatan replikasi akibat beban kerja Pelanggan tidak dihitung sebagai Downtime.
Point-in-Time RecoveryGranularitas ≤ 5 menitKemampuan memulihkan basis data ke titik waktu tertentu dalam rentang retensi yang berlaku.

3.4 Networking

Layanan / konfigurasiTarget uptimeDefinisi downtime / ketentuan
Jaringan inti & backbone region99,99%Hilangnya konektivitas ke dan dari region Levia Cloud akibat kegagalan perangkat jaringan inti Levia Cloud.
Load Balancer Basic (single instance)99,9%Load balancer tidak meneruskan trafik ke backend yang berstatus sehat.
Load Balancer Standard (HA aktif-pasif)99,95%Sebagaimana di atas, diukur setelah jendela failover pasangan HA.
Load Balancer Premium (HA aktif-aktif)99,99%Sebagaimana di atas.
NAT Gateway Small99,9%Instance pada subnet privat kehilangan konektivitas keluar melalui NAT Gateway.
NAT Gateway Medium (HA aktif-pasif)99,95%Sebagaimana di atas.
NAT Gateway Large (HA aktif-aktif)99,99%Sebagaimana di atas.
VPC & VPC Peering99,99%Trafik antar-subnet atau antar-VPC yang dikonfigurasi dengan benar tidak dapat diteruskan.
VPN Site-to-Site (IPSec)99,9%Tunnel tidak dapat dibangun dari sisi Levia Cloud. Kegagalan pada perangkat atau ISP sisi Pelanggan dikecualikan.
Direct Connect — port tunggal99,9%Port tidak meneruskan trafik akibat kegagalan sisi Levia Cloud.
Direct Connect — port redundan99,95%Kedua port tidak meneruskan trafik secara bersamaan.
Latensi domestik (IIX/OpenIXP)< 5 ms rata-rata bulananDiukur dari titik peering utama Jakarta ke gateway region. Bersifat target kinerja, tanpa Service Credit.

3.5 Platform, keamanan, dan dukungan

Layanan / konfigurasiTargetKeterangan
Portal Konsol & API Levia Cloud99,9%Ketidaktersediaan konsol atau API tidak dengan sendirinya berarti Downtime pada sumber daya yang sedang berjalan.
Platform Monitoring, Alerting & NOC99,9%Termasuk pengiriman notifikasi alert ke kanal yang telah dikonfigurasi.
DDoS Protection Basic (L3/L4)Mitigasi ≤ 60 detik sejak terdeteksiDiberikan tanpa biaya; tanpa Service Credit.
DDoS Protection Advanced (L7)Mitigasi ≤ 30 detik; laporan ≤ 2 hari kerjaBerlaku bagi pelanggan berlangganan paket Advanced.
Web Application Firewall (WAF)99,9%Ketersediaan layanan penyaringan trafik aplikasi.
Notifikasi insiden keamanan data pribadi≤ 3 x 24 jam sejak diketahuiSesuai Pasal 46 UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Provisioning Bare Metal≤ 4 jam kerja sejak pembayaranBersifat target layanan operasional.

4 — Metode perhitungan uptime

4.1 Rumus

Total Menit dalam Bulan Layanan dihitung berdasarkan jumlah hari kalender aktual pada bulan yang bersangkutan — 43.200 menit untuk bulan 30 hari, 44.640 menit untuk bulan 31 hari.

4.2 Ketentuan perhitungan

  1. Downtime mulai dihitung sejak waktu paling awal antara (a) terdeteksinya gangguan oleh sistem monitoring Levia Cloud, atau (b) diterimanya laporan Pelanggan melalui kanal tiket resmi.
  2. Downtime berakhir pada saat layanan kembali berfungsi normal atau tersedia workaround yang disepakati, sebagaimana tercatat pada sistem tiket dan Status Page.
  3. Downtime dihitung dalam satuan menit penuh. Gangguan intermiten yang berlangsung kurang dari 1 menit tidak diperhitungkan.
  4. Perhitungan dilakukan per sumber daya. Apabila beberapa sumber daya terdampak insiden yang sama, masing-masing dihitung terpisah sesuai biaya bulanannya.
  5. Pemeliharaan Terjadwal yang diberitahukan sesuai Bagian 7 dan seluruh keadaan pada Bagian 8 dikeluarkan dari perhitungan Periode Downtime.
  6. Catatan sistem monitoring dan log Levia Cloud menjadi rujukan utama dalam perhitungan. Pelanggan berhak mengajukan bukti pembanding, yang akan ditinjau bersama secara itikad baik dalam 10 hari kerja.

4.3 Konversi target uptime ke maksimum downtime

Tabel berikut disediakan sebagai acuan praktis, dengan asumsi bulan 30 hari (43.200 menit).

Target uptimeMaks. downtime / bulanMaks. downtime / mingguMaks. downtime / tahun
99,99%4 menit 19 detik1 menit 1 detik52 menit 34 detik
99,95%21 menit 36 detik5 menit 2 detik4 jam 23 menit
99,90%43 menit 12 detik10 menit 5 detik8 jam 46 menit
99,50%3 jam 36 menit50 menit 24 detik43 jam 48 menit
99,00%7 jam 12 menit1 jam 41 menit87 jam 36 menit
95,00%36 jam8 jam 24 menit18 hari 6 jam

5 — Dukungan teknis dan penanganan insiden

5.1 Kanal dan jam layanan

KanalKetersediaanPeruntukan
Portal tiket — support.leviacloud.com24 x 7 x 365Kanal resmi utama untuk seluruh Insiden dan permintaan layanan. Waktu Respons SLA dihitung dari kanal ini.
Email — [email protected]24 x 7 x 365Membuat tiket secara otomatis.
Telepon darurat — +62 21 5099 000024 x 7 x 365 (khusus P1)Eskalasi insiden kritikal. Wajib disertai nomor tiket.
Live chat konsolHari kerja 08.00–18.00 WIBPertanyaan umum, tagihan, dan permintaan non-darurat.
Technical Account ManagerHari kerja, sesuai paket EnterpriseKanal khusus pelanggan Managed Services paket Enterprise.

5.2 Matriks prioritas dan waktu respons

Prioritas ditetapkan Levia Cloud berdasarkan dampak dan urgensi, dan dapat disesuaikan bersama Pelanggan.

PrioritasDefinisiRespons — support standarRespons — Managed ProfessionalTarget pemulihan
P1 — KritikalLayanan produksi berhenti total; berdampak luas ke bisnis; tidak tersedia workaround.1 jam30 menit (Enterprise: 15 menit)4 jam
P2 — TinggiDegradasi signifikan; fungsi utama terganggu; workaround terbatas.4 jam2 jam (Enterprise: 1 jam)8 jam
P3 — SedangGangguan minor; tersedia workaround; dampak terbatas.8 jam kerja4 jam kerja3 hari kerja
P4 — RendahPermintaan informasi, perubahan minor, atau permintaan layanan standar.1 hari kerja1 hari kerja5 hari kerja

Waktu Respons untuk P1 dan P2 dihitung 24 x 7. Waktu Respons untuk P3 dan P4 dihitung pada hari kerja Senin–Jumat pukul 08.00–18.00 WIB, di luar hari libur nasional. Target Pemulihan bersifat komitmen upaya terbaik yang didukung prosedur eskalasi pada Bagian 5.4, dan tidak menimbulkan hak Service Credit tersendiri di luar perhitungan ketersediaan pada Bagian 3.

5.3 Analisis akar masalah (RCA)

  1. Untuk setiap Insiden P1 dan P2, Levia Cloud menyampaikan laporan RCA tertulis paling lambat 5 hari kerja setelah insiden dinyatakan ditutup.
  2. Laporan RCA memuat kronologi, dampak, akar masalah, tindakan pemulihan, dan tindakan pencegahan beserta target penyelesaiannya.
  3. Untuk insiden yang berdampak pada banyak pelanggan, ringkasan RCA dipublikasikan pada Status Page.

5.4 Matriks eskalasi

LevelPeranPemicu eskalasi
L1NOC Engineer (24 x 7)Penanganan awal seluruh Insiden.
L2Senior Engineer / SpecialistP1 tanpa progres dalam 30 menit; P2 tanpa progres dalam 2 jam.
L3Service Delivery ManagerP1 tanpa progres dalam 1 jam; P2 tanpa progres dalam 4 jam.
L4Head of OperationsP1 tanpa progres dalam 2 jam, atau insiden berdampak luas lintas pelanggan.
L5Direksi PT Levia Cloud IndonesiaP1 melampaui 4 jam, atau insiden dengan potensi dampak material terhadap bisnis Pelanggan.

6 — Tanggung jawab pelanggan

Efektivitas SLA ini mensyaratkan pemenuhan hal-hal berikut oleh Pelanggan. Kelalaian atas ketentuan ini dapat mengakibatkan Insiden terkait dikecualikan dari perhitungan SLA.

  1. Menyediakan dan memelihara informasi kontak Person in Charge (PIC) teknis dan administratif yang dapat dihubungi 24 jam untuk insiden P1.
  2. Melaporkan Insiden melalui kanal resmi pada Bagian 5.1 secara lengkap dan tepat waktu, disertai informasi diagnostik yang wajar.
  3. Merancang arsitektur sesuai kebutuhan ketersediaan bisnisnya, termasuk berlangganan konfigurasi HA apabila menargetkan 99,99%.
  4. Mengelola keamanan pada tingkat aplikasi dan data, termasuk kredensial, kontrol akses pengguna, dan konfigurasi security group.
  5. Memastikan pembayaran tagihan tepat waktu dan akun berstatus aktif serta tidak dalam suspensi.
  6. Mematuhi Acceptable Use Policy (AUP), ketentuan fair use bandwidth internasional, serta kuota dan batasan teknis platform.
  7. Menanggapi permintaan tindakan atau persetujuan dari Levia Cloud yang diperlukan untuk pemulihan layanan dalam waktu yang wajar.
  8. Memberitahukan Levia Cloud paling lambat 5 hari kerja sebelumnya untuk rencana uji beban (load testing) atau uji penetrasi.

7 — Pemeliharaan

7.1 Pemeliharaan terjadwal

Jendela standar
Selasa dan Kamis, pukul 00.00–06.00 WIB.
Pemberitahuan
Minimal 7 hari kalender sebelumnya melalui email PIC terdaftar, notifikasi konsol, dan Status Page. Untuk pemeliharaan yang berpotensi menimbulkan gangguan layanan, pemberitahuan disampaikan minimal 14 hari kalender sebelumnya.
Batas durasi
Akumulasi maksimum 4 jam per Bulan Layanan per sumber daya.
Perhitungan SLA
Tidak diperhitungkan sebagai Downtime sepanjang dilaksanakan dalam jendela, batas durasi, dan pemberitahuan di atas. Kelebihan durasi di luar batas tersebut diperhitungkan sebagai Downtime.
Live migration
Sebagian besar pemeliharaan host dilakukan melalui live migration tanpa gangguan bagi Pelanggan.

7.2 Pemeliharaan darurat

Pemeliharaan darurat dapat dilaksanakan sewaktu-waktu untuk menanggulangi kerentanan keamanan kritikal, risiko kegagalan perangkat keras, atau instruksi otoritas yang berwenang. Pemberitahuan disampaikan secepat mungkin — sedapat mungkin sebelum pelaksanaan, dan paling lambat pada saat pelaksanaan dimulai. Pemeliharaan darurat tidak diperhitungkan sebagai Downtime sepanjang durasinya tidak melebihi 2 jam per kejadian dan tidak melebihi 2 kejadian per Bulan Layanan.

Patch keamanan untuk kerentanan berkategori kritikal diterapkan paling lambat 72 jam sejak rilis resmi vendor.

8 — Pengecualian SLA

Periode berikut tidak diperhitungkan sebagai Downtime dan tidak menimbulkan hak atas Service Credit:

Keadaan kahar
Bencana alam, gempa bumi, banjir, kebakaran, epidemi, perang, huru-hara, pemogokan, serta gangguan infrastruktur nasional (listrik, jaringan backbone nasional) di luar kendali wajar Levia Cloud.
Tindakan pelanggan
Kesalahan konfigurasi, penghapusan sumber daya, kesalahan kredensial, perubahan tanpa melalui prosedur change management, atau tindakan pihak yang menggunakan kredensial Pelanggan.
Perangkat & perangkat lunak pelanggan
Kegagalan sistem operasi, aplikasi, database yang dikelola sendiri, skrip, atau perangkat keras di sisi Pelanggan; termasuk beban kerja yang melampaui kapasitas sumber daya yang dilanggan.
Jaringan pihak ketiga
Gangguan pada ISP Pelanggan, jaringan publik internet, atau layanan pihak ketiga yang menjadi dependensi Pelanggan, di luar batas jaringan Levia Cloud.
Pemeliharaan
Pemeliharaan Terjadwal dan Pemeliharaan Darurat yang memenuhi ketentuan Bagian 7.
Suspensi sah
Penangguhan atau pengakhiran layanan akibat tunggakan pembayaran, pelanggaran AUP, atau perintah otoritas yang berwenang.
Kuota & batasan platform
Penolakan permintaan karena tercapainya kuota akun, rate limit API, atau batasan teknis yang telah dipublikasikan.
Layanan non-produksi
Layanan Beta, Preview, Trial, free tier, dan layanan yang diberikan tanpa biaya.
Serangan siber di luar cakupan
Serangan DDoS lapisan aplikasi (L7) pada akun yang tidak berlangganan DDoS Protection Advanced, serta kompromi keamanan yang berasal dari sisi Pelanggan.
Uji tanpa koordinasi
Dampak dari load testing atau penetration testing yang dilakukan tanpa pemberitahuan sesuai Bagian 6.
Permintaan pelanggan
Downtime yang timbul dari tindakan yang secara tegas diminta atau disetujui Pelanggan, termasuk restart, resize, migrasi, dan restore.

9 — Kompensasi: Service Credit

9.1 Tingkatan kompensasi

Apabila Uptime Bulanan suatu sumber daya berada di bawah target yang berlaku sebagaimana Bagian 3, Pelanggan berhak atas Service Credit sesuai tabel berikut, dihitung dari Biaya Bulanan Terdampak (di luar PPN).

Realisasi uptime bulananService CreditContoh (biaya Rp1.000.000)
Di bawah target s.d. 99,00%10%Rp100.000
Di bawah 99,00% s.d. 95,00%25%Rp250.000
Di bawah 95,00%100%Rp1.000.000

9.2 Batasan

  1. Total Service Credit dalam satu Bulan Layanan tidak melebihi 100% dari Biaya Bulanan Terdampak atas layanan yang bersangkutan. Uptime di bawah 95,00% memberikan hak atas pengembalian penuh biaya bulanan layanan tersebut dalam bentuk kredit.
  2. Service Credit dihitung dari biaya sumber daya yang terdampak, bukan dari total tagihan akun Pelanggan.
  3. Service Credit diberikan dalam bentuk kredit layanan terhadap tagihan periode berikutnya dan tidak dapat diuangkan, dialihkan, atau ditukar dengan bentuk kompensasi lain.
  4. Service Credit tidak berlaku surut lebih dari 1 Bulan Layanan dan gugur apabila layanan diakhiri sebelum kredit digunakan, kecuali disepakati lain secara tertulis.
  5. Service Credit merupakan satu-satunya dan eksklusif pemulihan bagi Pelanggan atas tidak tercapainya target SLA. Levia Cloud tidak bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, kehilangan keuntungan, kehilangan pendapatan, atau kerugian konsekuensial lainnya.
  6. Pelanggan yang memiliki tunggakan pembayaran melampaui jatuh tempo tidak berhak mengajukan klaim sampai tunggakan diselesaikan.

9.3 Prosedur klaim

TahapAktivitasKetentuan
1Pengajuan klaimPelanggan mengajukan klaim tertulis melalui portal tiket atau email [email protected], paling lambat 14 hari kalender setelah berakhirnya Bulan Layanan yang terdampak. Klaim yang melewati tenggat ini gugur.
2Kelengkapan klaimKlaim wajib memuat: identitas akun dan sumber daya terdampak, tanggal dan rentang waktu Downtime, nomor tiket insiden terkait, serta bukti pendukung (log, hasil monitoring, atau tangkapan layar).
3VerifikasiLevia Cloud memverifikasi klaim terhadap catatan monitoring dan tiket internal, dan menyampaikan hasilnya paling lambat 14 hari kerja sejak klaim lengkap diterima.
4Penerapan kreditService Credit yang disetujui diterapkan pada invoice periode berikutnya, selambat-lambatnya pada siklus penagihan kedua setelah persetujuan.
5SanggahanApabila Pelanggan tidak menyetujui hasil verifikasi, sanggahan diajukan dalam 7 hari kalender dan ditinjau bersama oleh Service Delivery Manager sesuai Bagian 11.

9.4 Hak pengakhiran atas kegagalan berulang

Apabila suatu Layanan Tercakup gagal memenuhi target Uptime Bulanan selama 3 bulan berturut-turut, atau realisasi Uptime Bulanan berada di bawah 95,00% dalam satu bulan mana pun, Pelanggan berhak mengakhiri layanan yang bersangkutan tanpa denda pengakhiran dengan pemberitahuan tertulis 30 hari kalender sebelumnya. Pelanggan tetap berhak atas Service Credit yang telah timbul serta pengembalian biaya prabayar yang belum terpakai secara proporsional.

10 — Transparansi dan pelaporan

DeliverableFrekuensiKeterangan
Status Page publikReal-timestatus.leviacloud.com — status seluruh layanan per region, insiden berjalan, dan jadwal pemeliharaan.
Dashboard ketersediaan akunReal-timeTersedia pada konsol Pelanggan, memuat metrik ketersediaan dan kinerja sumber daya.
Laporan SLA bulananBulanan, maks. tanggal 7Realisasi uptime per layanan, ringkasan insiden, dan status Service Credit. Tersedia bagi pelanggan Managed Services dan pelanggan dengan komitmen kontrak.
Laporan RCA (P1/P2)Per insiden, maks. 5 hari kerjaSesuai Bagian 5.3.
Service Review MeetingBulanan online / kuartalan on-siteBerlaku bagi pelanggan Managed Services paket Professional ke atas.
Laporan uji pemulihan / DR drillPer semesterBerlaku bagi pelanggan berlangganan Managed Backup atau DRaaS.

11 — Penyelesaian perselisihan

  1. Setiap perselisihan yang timbul dari penerapan SLA ini diselesaikan terlebih dahulu secara musyawarah untuk mufakat antara Service Delivery Manager Levia Cloud dan PIC Pelanggan dalam waktu 30 hari kalender.
  2. Apabila musyawarah tidak mencapai mufakat, Para Pihak sepakat menyelesaikan perselisihan melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) di Jakarta sesuai peraturan dan prosedur BANI yang berlaku.
  3. SLA ini tunduk pada dan ditafsirkan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia.

12 — Keamanan, kepatuhan, dan lokasi data

Lokasi data
Seluruh data Pelanggan disimpan dan diproses pada data center di wilayah Republik Indonesia — region Jakarta (JKT-1, JKT-2) dan Surabaya (SBY-1).
Pelindungan data pribadi
Pemrosesan data pribadi dilaksanakan sesuai Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi beserta peraturan pelaksanaannya. Levia Cloud bertindak sebagai Prosesor Data Pribadi atas data yang dikendalikan Pelanggan.
Penyelenggaraan sistem elektronik
Levia Cloud menyelenggarakan sistem elektronik sesuai Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.
Sertifikasi
ISO/IEC 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) dan ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu). Infrastruktur disiapkan memenuhi persyaratan PCI DSS.
Notifikasi insiden keamanan
Insiden keamanan yang berdampak pada data pribadi diberitahukan kepada Pelanggan dan otoritas yang berwenang paling lambat 3 x 24 jam sejak diketahui.
Kepemilikan data
Data Pelanggan sepenuhnya milik Pelanggan. Pada pengakhiran layanan, data disimpan 30 hari kalender sebelum dihapus permanen, dan Pelanggan dapat mengunduh atau meminta serah terima data dalam periode tersebut.
Kerahasiaan
Levia Cloud tidak mengakses konten Pelanggan kecuali diperlukan untuk pemulihan layanan atas permintaan Pelanggan, atau diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan.

13 — Ketentuan umum dan kontak

13.1 Perubahan SLA

Levia Cloud dapat meninjau dan memutakhirkan SLA ini dari waktu ke waktu. Perubahan yang secara material menurunkan komitmen kepada Pelanggan diberitahukan minimal 30 hari kalender sebelum berlaku efektif melalui email PIC terdaftar dan Status Page. Untuk pelanggan dengan kontrak berjalan, ketentuan SLA yang berlaku pada saat penandatanganan tetap berlaku sampai berakhirnya periode kontrak, kecuali disepakati lain secara tertulis.

13.2 Keterpisahan

Apabila salah satu ketentuan dalam SLA ini dinyatakan tidak berlaku atau tidak dapat dilaksanakan berdasarkan peraturan perundang-undangan, ketentuan lainnya tetap berlaku penuh.

13.3 Bahasa

SLA ini dibuat dalam Bahasa Indonesia. Apabila diterbitkan versi terjemahan dalam bahasa lain, versi Bahasa Indonesia yang berlaku dalam hal terjadi perbedaan penafsiran, sesuai Undang-Undang No. 24 Tahun 2009.

13.4 Kontak

KeperluanKontak
Dukungan teknis & insiden[email protected] · support.leviacloud.com · +62 21 5099 0000 (24/7, khusus P1)
Klaim Service Credit & penagihan[email protected]
Penjualan & konsultasi arsitektur[email protected] · +62 21 5099 0000
Status layananstatus.leviacloud.com
Pelindungan data pribadi[email protected]

Lampiran A — Ringkasan target SLA

Ringkasan satu halaman untuk keperluan referensi cepat, tender, dan lampiran penawaran.

LayananTarget uptimeService Credit
Virtual Machine — single instance99,95%Berlaku (10/25/100%)
Virtual Machine — HA lintas zona99,99%Berlaku (10/25/100%)
Bare Metal Server99,95%Berlaku (10/25/100%)
Kubernetes — Control Plane Standard99,5% (indikatif)Tidak berlaku (gratis)
Kubernetes — Control Plane HA99,95%Berlaku (10/25/100%)
Managed Database — Single Node99,95%Berlaku (10/25/100%)
Managed Database — High Availability99,99%Berlaku (10/25/100%)
Block Storage99,95%Berlaku (10/25/100%)
Object Storage — Single Region99,9% (durabilitas 11 angka 9)Berlaku (10/25/100%)
Object Storage — Multi-Region99,95% (durabilitas 11 angka 9)Berlaku (10/25/100%)
Container Registry99,9%Berlaku (10/25/100%)
Load Balancer Basic / Standard / Premium99,9% / 99,95% / 99,99%Berlaku (10/25/100%)
NAT Gateway Small / Medium / Large99,9% / 99,95% / 99,99%Berlaku (10/25/100%)
VPC, Peering & jaringan inti region99,99%Berlaku (10/25/100%)
VPN Site-to-Site99,9%Berlaku (10/25/100%)
Direct Connect — tunggal / redundan99,9% / 99,95%Berlaku (10/25/100%)
Portal Konsol & API99,9%Berlaku (10/25/100%)
Platform Monitoring & NOC99,9%Berlaku (10/25/100%)
Managed Backup≥ 98% keberhasilan jobBerlaku (10/25/100%)
DRaaSRPO ≤ 15 menit / RTO ≤ 1 jamBerlaku (10/25/100%)

Lampiran B — Formulir klaim Service Credit

Sertakan informasi berikut pada tiket klaim, atau kirimkan ke [email protected] paling lambat 14 hari kalender setelah berakhirnya bulan terdampak.

Bagian A — Identitas pelanggan

  • Nama perusahaan / akun
  • Nomor akun Levia Cloud
  • Nama & jabatan PIC
  • Email & telepon PIC

Bagian B — Rincian klaim

  • Bulan Layanan terdampak
  • Layanan & ID sumber daya
  • Tanggal & jam mulai Downtime (WIB)
  • Tanggal & jam berakhir Downtime (WIB)
  • Total Downtime dalam menit
  • Uptime Bulanan terhitung (%)
  • Nomor tiket insiden terkait
  • Biaya bulanan layanan terdampak (Rp)
  • Service Credit yang diklaim (%)

Bagian C — Bukti pendukung

  • Log sistem
  • Tangkapan layar monitoring
  • Hasil uptime monitor eksternal
  • Keterangan tambahan lain yang relevan