SaaS multi-tenant
Produk multi-tenant menuntut dua hal yang saling tarik-menarik: tenant harus terisolasi, dan biaya per tenant harus turun seiring pertumbuhan. Kubernetes terkelola memberi namespace dan kuota per tenant di atas kumpulan node yang sama, dengan rolling upgrade agar rilis tidak pernah menjadi jendela pemeliharaan.
Cerita Nyata
Bagaimana ini berjalan di produksi
Kelola HR melayani 340 perusahaan dari satu basis kode. Tenant terbesar menuntut isolasi data yang bisa dibuktikan saat audit; tenant terkecil hanya berlangganan Rp900rb sebulan dan tidak boleh membawa biaya infrastrukturnya sendiri.
Jawabannya bukan satu cluster per pelanggan. Satu cluster Kubernetes menampung semuanya dengan namespace, kuota, dan RBAC per tenant — sementara tiga tenant terbesar mendapat database terpisah karena kontraknya memang menuntut itu.
- tenant di satu cluster
- 340
- downtime saat upgrade
- 0 mnt
- biaya per tenant/bln
- Rp61rb
Kami dulu mengira isolasi berarti satu cluster per pelanggan. Ternyata yang kami butuhkan cuma namespace dan kuota yang benar-benar ditegakkan.
Arsitektur Referensi
Persis yang mereka jalankan
Nama paket di bawah ini sama dengan yang tercantum di halaman harga.
- Kubernetes Cluster3 pool · 6–24 nodeAutoscaling, rolling upgrade tanpa jendela pemeliharaan.
- Managed Databaseg2.2xlarge × 4Tiga tenant besar terpisah, sisanya berbagi.
- Load BalancerIngress L7Routing per host, satu sertifikat per domain tenant.
Yang Anda Dapat
Dirancang untuk beban kerja ini
Isolasi per-tenant
Namespace, kuota, dan RBAC granular di satu cluster.
Autoscaling node
Kapasitas mengikuti beban, bukan perkiraan bulan lalu.
Upgrade tanpa downtime
Rolling upgrade versi Kubernetes tanpa jendela pemeliharaan.
Dibangun Dari
Layanan yang dipakai
Coba SaaS multi-tenant sekarang
Kredit Rp150rb gratis untuk akun baru. Tanpa kartu kredit.